โ“ Panduan Penggunaan KabelWeb FTTH

Sistem manajemen & pemetaan jaringan fiber optik โ€” mencakup manajemen kabel, core, JC, ODP, dan peta interaktif.

๐Ÿ“ฆ Kabel & Core ๐ŸŽจ Standar Warna Core ๐Ÿ”Œ Joint Closure ๐Ÿ“ก ODP Estafet ๐Ÿ“ฅ Import Excel ๐Ÿ—บ Peta Interaktif ๐Ÿ” Pencarian Lokasi ๐Ÿ“ Titik Lokasi ๐Ÿ“Š Laporan & Export
๐Ÿ—

Gambaran Umum Sistem

Struktur data dan alur kerja

KabelWeb FTTH menggunakan struktur hierarki jaringan fiber optik:

๐Ÿ“ฆ
Kabel Feeder / Distribusi / Drop
Jalur fisik kabel FO dengan 6, 12, atau 24 core
โ†“
๐Ÿ”Œ
Joint Closure (JC)
Titik sambungan kabel, memiliki koordinat GPS di peta
โ†“
๐Ÿ“ก
ODP (Optical Distribution Point)
Titik distribusi ke pelanggan, sistem estafet dari satu core utama
๐Ÿ“ฆ

Manajemen Kabel & Core

Tab "๐Ÿ“ฆ Kabel" di panel kiri

1
Isi form Tambah Kabel Masukkan Nama Kabel (mis. FO-Feeder-01), titik Dari dan Ke, panjang dalam meter, dan pilih arah kabel.
2
Pilih jumlah Core Pilih antara 6 core, 12 core, atau 24 core. Preview warna core akan muncul otomatis mengikuti standar Telkom BOHCAP.
3
Klik tiap badge core untuk edit status Setelah kabel tersimpan, klik badge warna core di daftarnya untuk mengubah status dan catatan (peruntukan pelanggan, dll).
Status Core
โšช Kosong โ€” Core belum digunakan
๐ŸŸข Terpakai โ€” Core sedang digunakan (ODP/pelanggan)
๐Ÿ”ด Rusak โ€” Core bermasalah / putus
Jenis Kabel (Arah)
JenisKeteranganContoh
feederKabel utama dari OLT ke JC distribusiFO-Feeder-01
distribusiKabel dari JC ke JC atau ke ODP areaFO-Dist-Area-A
dropKabel akhir dari ODP ke pelangganFO-Drop-GD001
โš  Perhatian: Menghapus kabel akan otomatis menghapus semua core dan ODP yang terhubung ke kabel tersebut. Pastikan data sudah dicadangkan sebelum menghapus.
๐ŸŽจ

Standar Warna Core (TIA-598 / Telkom BOHCAP)

Urutan warna fiber optik internasional

Sistem mengikuti standar warna core fiber optik TIA-598 yang juga digunakan Telkom (BOHCAP โ€” Biru Oranye Hijau Coklat Abu-abu Putih).

1 โ€” Biru
2 โ€” Oranye
3 โ€” Hijau
4 โ€” Coklat
5 โ€” Abu-abu
6 โ€” Putih
7 โ€” Merah
8 โ€” Hitam
9 โ€” Kuning
10 โ€” Ungu
11 โ€” Pink
12 โ€” Toska
Kabel 24 Core: Menggunakan 2 tube โ€” Tube 1 (๐Ÿ”ต Biru) untuk core 1โ€“12, dan Tube 2 (๐ŸŸ  Oranye) untuk core 13โ€“24. Warna core di tiap tube mengulang urutan yang sama dari 1โ€“12.
๐Ÿ”Œ

Joint Closure (JC)

Tab "๐Ÿ”Œ JC" di panel kiri

Joint Closure adalah titik sambungan fisik kabel fiber optik. Setiap JC memiliki koordinat GPS dan tampil sebagai marker merah di peta.

1
Isi Nama JC dan Kabel Masuk Nama JC (mis. JC-01-Pusat) dan kabel feeder yang masuk ke JC ini.
2
Isi koordinat GPS Ada 3 cara: (a) ketik manual koordinat lat/lng, (b) klik ๐Ÿ“ GPS Saya untuk gunakan lokasi perangkat saat ini, atau (c) klik ๐Ÿ—บ Dari Map untuk mengambil koordinat dari pin yang sudah ditandai di peta.
3
Simpan dan lihat di peta JC akan muncul sebagai marker merah ๐Ÿ“Œ di peta. Klik marker untuk lihat detail.
Tips: Klik ikon ๐Ÿ—บ di sebelah koordinat JC di daftar untuk langsung zoom ke lokasi JC di peta.
๐Ÿ“ก

ODP Estafet

Tab "๐Ÿ“ก ODP Estafet" di panel kiri

Sistem ODP menggunakan konsep estafet (cascade) โ€” satu Core Utama dari kabel feeder dialokasikan ke sebuah JC, lalu sinyal didistribusikan ke serangkaian ODP secara berurutan menggunakan splitter rasio.

1
Pilih Joint Closure Tentukan JC mana yang menjadi titik distribusi untuk batch ODP ini.
2
Pilih Kabel Feeder dan Core Utama Pilih kabel, lalu pilih core spesifik yang digunakan. Core yang sudah terpakai akan ditandai [TERPAKAI].
3
Tambah baris ODP satu per satu Klik + Tambah ODP untuk setiap titik ODP. Isi nama, koordinat GPS, rasio splitter, dan status.
4
Isi koordinat GPS tiap ODP Sama seperti JC โ€” bisa via GPS Saya atau tombol ๐Ÿ—บ Dari Map untuk ambil dari pin peta. Titik ODP muncul sebagai marker biru ๐Ÿ“ก di peta dan dihubungkan oleh garis estafet.
5
Simpan Semua ODP sekaligus Klik ๐Ÿ’พ Simpan Semua ODP โ€” semua baris tersimpan dalam satu operasi, dan status core utama otomatis berubah menjadi ๐ŸŸข Terpakai.
Contoh Rasio Splitter
FormatArti
1:2 atau 50/50Sinyal dibagi 2 sama rata
20/8020% lanjut ke ODP berikutnya, 80% ke ODP ini
1:4Dibagi ke 4 port
1:8Dibagi ke 8 port (umum di FTTH)
๐Ÿ“ฅ

Import Data dari Excel

Fitur Premium โ€” Rp 20.000 (default: nonaktif)

Fitur Import Excel memungkinkan Anda mengupload file .xlsx yang berisi pemetaan core kabel, lalu sistem akan otomatis membaca core mana yang terpakai dan mana yang nganggur (kosong).

๐Ÿ”’
Fitur Premium — Rp 20.000
Diaktifkan dari tombol ๐Ÿ“ฅ Import Excel di navbar. Default: NONAKTIF. Sekali bayar, aktif permanen.
1
Klik tombol ๐Ÿ“ฅ Import Excel di navbar Tombol berwarna ungu di bagian atas halaman. Akan muncul dialog Import Excel.
2
Aktifkan fitur (jika belum aktif) Jika fitur belum diaktifkan, akan tampil info biaya Rp 20.000. Klik tombol โœ… Aktifkan untuk mengaktifkan. Setelah aktif, upload area akan muncul.
3
Upload file Excel (.xlsx) Klik area upload atau pilih file. Format: file .xlsx dengan kolom NOMOR berisi nomor core, dan nama jalur/jalan sebagai header kolom lainnya.
4
Klik ๐Ÿ“ค Proses Import Sistem membaca data Excel, membuat kabel baru per jalur (jika belum ada), dan mengisi status core otomatis: ๐ŸŸข Terpakai jika ada isian, โšช Kosong jika sel kosong.
5
Cek hasil di tab ๐Ÿ“ฆ Kabel Kabel baru otomatis muncul di daftar. Setiap core sudah terisi status dan catatan sesuai data Excel.
Format Excel yang Didukung
ElemenKeterangan
Kolom NOMORNomor core (1–24 atau 1–12)
Header kolom lainNama jalur/jalan (mis. JL4, JL6, jln22, dll.)
Sel berisi teksCore dianggap terpakai, catatan = isi sel
Sel kosongCore dianggap nganggur (kosong)
Tips: Jika nama jalur sudah ada sebagai kabel di sistem, data core akan diupdate (tidak duplikasi). Jika belum ada, kabel baru dibuat otomatis.
โš  Perhatian: Untuk menonaktifkan fitur, buka dialog Import Excel lalu klik link “Nonaktifkan fitur import” di bagian bawah dialog.
๐Ÿ—บ

Peta Interaktif

Panel kanan โ€” Leaflet + OpenStreetMap

Peta menampilkan semua JC dan ODP yang memiliki koordinat GPS secara real-time. Garis biru putus-putus menghubungkan JC ke ODP-ODP dalam jalur estafet.

๐Ÿ“Œ Nama JC
Joint Closure โ€” marker merah
๐Ÿ“ก ODP
ODP โ€” marker biru
๐Ÿ’ก
Klik marker untuk detail Popup akan menampilkan nama, jumlah ODP, rasio splitter, status, dan koordinat.
๐Ÿ’ก
Klik ikon ๐Ÿ—บ di daftar JC/ODP Otomatis zoom dan fly ke lokasi tersebut di peta (animasi smooth).
๐Ÿ’ก
Peta otomatis fit semua titik Saat data dimuat, peta menyesuaikan zoom agar semua JC dan ODP terlihat.
๐Ÿ”

Pencarian Lokasi / Daerah

Search box di bagian atas peta

Fitur pencarian menggunakan Nominatim (OpenStreetMap) โ€” gratis tanpa API key, bisa cari nama kota, kecamatan, jalan, atau landmark.

1
Ketik nama daerah di kotak pencarian Contoh: Garut Selatan, Jalan Raya Cikajang, Kampung Margajaya. Pencarian otomatis berjalan setelah 3 karakter atau tekan Enter / klik Cari.
2
Pilih hasil dari dropdown Klik salah satu hasil โ€” peta akan langsung meluncur ke lokasi tersebut dengan zoom level 15.
Tips: Tambahkan nama kota/kabupaten agar hasil lebih spesifik. Contoh: Tarogong, Garut lebih akurat daripada hanya Tarogong.
๐Ÿ“

Titik Lokasi (Click-to-Pin)

Tombol ๐Ÿ“ di pojok kanan atas peta

Fitur ini memungkinkan teknisi menandai titik manapun di peta untuk mendapatkan koordinat GPS yang akurat, lalu langsung mengisi ke form JC atau ODP.

1
Klik tombol "๐Ÿ“ Titik Lokasi" Tombol di pojok kanan atas peta โ€” berubah warna kuning saat aktif. Kursor berubah menjadi crosshair (+).
2
Klik titik di peta Pin kuning jatuh di lokasi yang diklik. Popup muncul menampilkan koordinat Lat & Lng.
3
Gunakan koordinat โ€” 3 pilihan: (a) ๐Ÿ“‹ Salin Koordinat โ€” copy lat, lng ke clipboard
(b) ๐Ÿ“Œ Isi ke Form JC โ€” langsung isi lat/lng di form JC dan pindah ke tab JC
(c) ๐Ÿ“ก Isi ke: ODP ke-X โ€” isi koordinat ke baris ODP yang sudah ada
4
Atau gunakan tombol "๐Ÿ—บ Dari Map" di form Di form JC dan di tiap baris ODP ada tombol ๐Ÿ—บ Dari Map โ€” klik tombol ini kapanpun untuk ambil koordinat dari pin terakhir tanpa harus buka popup peta.
Alur kerja lapangan: Buka peta โ†’ aktifkan Titik Lokasi โ†’ gunakan Pencarian untuk navigasi ke daerah โ†’ klik tepat di lokasi JC/ODP โ†’ isi ke form โ†’ simpan.
๐Ÿ“Š

Laporan & Export CSV

Tab "๐Ÿ“Š Laporan" dan tombol Export di navbar

Tab Laporan menampilkan tabel lengkap semua core dari semua kabel, beserta jalur estafet ODP yang terhubung.

Kolom Tabel Laporan
KolomIsi
KabelNama kabel feeder/distribusi/drop
No. CoreNomor urut core (#1 s/d #24)
WarnaWarna core sesuai standar BOHCAP
Tube๐Ÿ”ตT1 atau ๐ŸŸ T2 untuk kabel 24 core
Jalur Estafet ODPJC โ†’ ODP1 [rasio] โ†’ ODP2 โ†’ โ€ฆ
Status๐ŸŸข Terpakai / โšช Kosong / ๐Ÿ”ด Rusak
CatatanKeterangan bebas (nama pelanggan, dll)
๐Ÿ’ก
Export CSV Klik tombol โฌ‡ Export CSV di navbar atau tab Laporan. File CSV siap dibuka di Excel/Google Sheets โ€” sudah diberi BOM agar karakter Indonesia (UTF-8) tampil benar di Excel.
Dashboard Stats di bagian atas halaman menampilkan ringkasan: Total Core, Terpakai, Kosong, dan Rusak โ€” dengan persentase masing-masing.
KabelWeb FTTH โ€” Sistem Manajemen Jaringan Fiber Optik  ยท  Kembali ke Aplikasi โ†’